Sat. Jun 19th, 2021

LPM Kompen

Katakan yang Benar Walau itu Getir

Mengulas Pembahasan DDM Jurusan Administrasi Niaga 2021

2 min read
Usmatul Ni’mah selaku moderator tengah memimpin sesi diskusi. (Diana)

Demi menyuarakan aspirasi mahasiswa dan meningkatkan kualitas Jurusan Administrasi Niaga (AN), Himpunan Mahasiswa Administrasi Niaga (HIMANIA) menyelenggarakan Dialog Dosen dan Mahasiswa (DDM) tahun 2021 pada Kamis (06-05). DDM kali ini diselenggarakan melalui aplikasi Zoom dan Youtube dengan mengusung tema “Brave to Aspire and Make a Better Quality of Business Administration Department”.  

DDM dimulai dengan pertanyaan dari Rizki Anna Azizah mahasiswa Program Studi (Prodi) D3 Administrasi Bisnis mengenai kejanggalan pada absensi yang berujung mahasiswa dianggap alpa. Mahmudatul Himmah selaku dosen Jurusan AN menanggapi bahwa absensi mahasiswa tergantung peraturan dari dosen yang bersangkutan. Apabila terdapat kesalahan, mahasiswa bisa konfirmasi kepada dosen tersebut. Selain pada absensi, terdapat kejanggalan pada nilai mahasiswa yang dirasa tidak transparan karena tidak dijelaskan secara rinci mengenai aspek penilaian. Dwi Sudjanarti selaku dosen Jurusan AN menanggapi untuk ketidaksesuaian nilai, bisa ditanyakan secara langsung kepada dosen yang bersangkutan, sebelum nilai akhir dari dosen diserahkan kepada admin untuk diolah.

Dwi Sudjanarti selaku dosen Jurusan Adiministrasi Niaga saat memberikan tanggapan. (Dokumen istimewa)

Pembahasan selanjutnya beralih pada hasil kuesioner DDM yang menunjukkan bahwa mahasiswa lebih memilih bantuan LinkAja dari pada bantuan kuota Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Joni Dwi Pribadi selaku Ketua Jurusan (Kajur) AN menanggapi, “Pihak Polinema akan mengikuti peraturan dari pusat. Apabila tetap mengirim bantuan LinkAja, akan ada double funding karena keduanya berasal dari pemerintah.” Bantuan LinkAja yang telah diberikan ternyata belum sepenuhnya terkirim secara merata, karena ada mahasiswa yang tidak pernah menerima. Alih-alih memberikan kejelasan, admin jurusan tidak memberikan tanggapan saat mahasiswa mempertanyakan hal tersebut. Permasalahan ini ditanggapi oleh Muhammad Rifky Rakhmadhani selaku admin Jurusan AN, untuk mahasiswa yang tidak atau belum menerima bantuan LinkAja harus memastikan nomor yang digunakan aktif dan terdaftar pada siakad.

Setelah pembahasan mengenai LinkAja, dilanjutkan pembahasan mengenai Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa tingkat akhir. Muhammad Daffa mahasiswa Prodi D3 Bahasa Inggris menyatakan bahwa sampai saat ini Prodi D3 Bahasa Inggris belum menerima sosialisasi PKL. Siti Rohani selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) D4 Bahasa Inggris menjelaskan bahwa PKL akan dilaksanakan pada bulan Juni dan sosialisasi biasanya dilakukan di akhir bulan Mei atau pertengahan Maret. Apabila ingin mendapat informasi lebih lanjut dapat menghubungi Dosen Pembina Akademik (DPA) masing-masing.

Di akhir acara, Joni selaku Kajur AN berpesan kepada mahasiswa, “Tidak hanya mengandalkan DDM saja, mahasiswa juga dapat menggunakan berbagai jalur untuk mengatasi permasalahan yang muncul.” Solusinya bisa dilakukan dengan  mengomunikasikan kepada dosen yang bersangkutan. Jika tidak ada titik temu, bisa menghubungi DPA masing-masing dan jika DPA kurang mengetahui, bisa diajukan ke pihak jurusan.

(Diana Fatmawati, Nisrina Khoirunnisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.