LOGRAK 2019, Ajang Salurkan Ide Kreatif Mahasiswa di Bidang TE dan TI

Foto bersama juara 1, 2, 3, dan Best Poster dari semua kategori lomba, beserta Kapel, Pudir III, dan dewan juri LOGRAK 2019, Kamis (21-11). (Derisa)

Lomba Gagasan & Rancangan Kreatif (LOGRAK) Tingkat Nasional kembali diselenggarakan pada tahun 2019 dengan mengusung tema “Kreativitas dan Inovasi dalam Meningkatkan Daya Saing Bangsa yang Berwawasan Lingkungan di Era Industri 4.0”. LOGRAK merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan Jurusan Teknik Elektro dibantu Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) dan Workshop Elektro (WSEC) Politeknik Negeri Malang (Polinema). Event ini bertujuan untuk menjaring dan menyalurkan ide kreatif mahasiswa, khususnya jurusan Teknik Elektro (TE) dan Teknologi Informasi (TI). “Banyak ide – ide dari mahasiswa yang belum tersalurkan, sehingga kita memiliki inisiatif untuk mengadakan atau membuat event semacam ini,” ungkap Ferdian Ronilaya, S.T., M.Sc., ph.D., selaku Ketua Pelaksana (Kapel) LOGRAK 2019.

LOGRAK mulai diadakan pada tahun 2010. Event  tahunan ini biasanya diadakan tiap bulan Oktober atau November. Tahun ini, LOGRAK diselenggarakan tanggal 21 November 2019, bertempat di Auditorium Gedung AH Polinema. Menurut Ferdian, LOGRAK tahun ini  lebih semarak dari tahun sebelumnya. Peserta lomba sangat antusias,  dibuktikan dengan jumlahnya yang semakin meningkat. Namun, dari sekian puluh peserta yang mendaftar, hanya 22 perguruan tinggi yang berhasil menjadi finalis. Beberapa di antaranya, Universitas Bangka Belitung (UBB), Politeknik Negeri Banyuwangi, Politeknik Caltex Riau,  Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Sebelas Maret (UNS), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Politeknik Negeri Bandung (Polban), dan Polinema. “Berdasarkan standar dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti), acara ini sudah memenuhi standar sebagai acara lomba nasional karena sudah mewakili lima provinsi,” tutur Ferdian.

Peserta LOGRAK 2019 dari Polban saat menjelaskan poster terkait rancangan produk kepada pengunjung, Kamis (21-11). (Derisa)

Perlombaan berlangsung mulai pukul 07.30 WIB. Peserta dipersilakan menuju ruangan pembukaan lomba. Dilanjutkan pameran poster, sembari menunggu giliran presentasi produk rancangan di depan dewan juri.  LOGRAK tahun ini memiliki dua kategori lomba, yakni Energi Lingkungan & Transportasi serta Teknologi Informasi & Komunikasi, Teknologi Otomasi. “Juri yang dipilih sangat kompeten di bidangnya, sehingga apa yang dihasilkan dari penilaian ini sudah sangat sesuai dengan yang kami inginkan,” ungkap Ferdian. Dalam kriteria penilaiannya dilihat berdasarkan penilaian Ide dan Gagasan, serta proposal dan artikel.

Puncak acara serangkaian  LOGRAK 2019 yakni pengumuman juara tiap kategori, mulai kategori Energi, Lingkungan & Transportasi,  dengan Juara 1 Tim God’s Eye Polban, Juara 2 Tim Ubiquitous Polban,  Juara 3 Tim Soeta UNS,  Juara harapan Tim Horre PENS, dan Best Poster Tim Ubiquitous Polban. Untuk kategori Teknologi Informasi & Komunikasi, Teknologi Otomasi, Juara 1 Tim Wisata Malang UNS, Juara 2 Tim Serumpun Padi Polinema, Juara 3 Tim Ambis UIN Malang, Juara harapan Tim Inovativ UBB, dan Best Poster Tim Serumpun Padi Polinema.

Di balik lancarnya acara, pelaksanaan LOGRAK 2019 juga tak lepas dari kendala, terutama pada jumlah penerima hadiah. Jumlah pemenang yang awalnya Juara 1, 2, dan 3 bertambah menjadi Juara 1, 2 , 3,  dan harapan.  Namun, terlepas dari kendala tersebut, Annisa Larasati, salah satu peserta dari UNS mengaku sangat gembira dengan diselenggarakanya LOGRAK 2019. “Harapannya untuk sosialisasinya lebih digencarin lagi. Biar pesertanya lebih banyak, karena ini sudah tingkat nasional,” imbuhnya. Sejalan dengan itu, Kapel menambahkan agar ke depannya mahasiswa dapat berkontribusi di event semacam ini, guna membantu pemerintah dalam mendongkrak  ide kreatif mahasiswa di seluruh Indonesia.

(Derisa, Fachrizal, Tania)

 

Related Posts