Galaksi Vol. 10 Sukses Meriah Bersama Fiersa Besari

Penampilan Fiersa Besari x Kerabat Kerja saat menyanyikan lagu Juara Kedua dalam acara Galaksi Vol. 10 di Grapol, Kamis (29/11). (Denny)

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Theatrisic kembali menyelenggarakan program kerja (proker) terbesarnya, Gelar Aksi Kreasi Seni yang ke-10 atau biasa disebut Galaksi Vol. 10. Acara tahunan dalam rangka menyambut mahasiswa baru tahun 2018 ini berlangsung meriah. Tahun ini, Galaksi Vol. 10 mengusung tema “Euphoria of Summer Vibes” yang memiliki makna nuansa kehangatan di dalam musim hujan. Penyanyi yang sedang naik daun, Fiersa Besari, ikut memeriahkan acara.

Acara diawali dengan penampilan dari lima divisi UKM Seni Theatrisic yaitu divisi tari, divisi teater, divisi seni rupa, divisi paduan suara, dan divisi band. Kemeriahan acara berlanjut dengan penampilan dari Trialto band, Kopi Pahit, Pagi Tadi dan games. Suasana semakin pecah saat Fiersa Besari bersama Kerabat Kerja yang tampil sebagai puncak sekaligus penutup acara membuka penampilannya dengan lagu yang berjudul “Juara Kedua”. Seperti yang diungkapkan Alifa Puspita Dewi, vokalis dari Trialto band. “Sangat antusias, terbukti dengan banyaknya penonton yang ingin ke depan panggung. Semua ingin tahu kak Fiersa, sampai ada yang datang dari Ternate, Surabaya dan Jakarta juga”.

Penampilan Band Pagi Tadi saat menyanyikan lagu Moksa pada acara Galaksi Vol. 10 di Grapol, Kamis (29/11). (Denny)

Tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, tahun ini Galaksi juga diadakan di Grapol. Namun bedanya, bintang tamu utama yang hadir berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Juga jumlah kuota penonton yang bertambah banyak dibandingkan tahun lalu karena terkendala pembangunan lokasi. Bertambahnya jumlah penonton maka antusiasme yang ada pun bertambah tinggi. Hal ini dibuktikan dengan jumlah penonton yang hadir kurang lebih 3000 penonton, baik dari mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema), mahasiswa luar Polinema maupun warga umum.

Acara ini sudah dipersiapkan secara matang oleh UKM Seni Theatrisic yaitu kurang lebih empat bulan sebelum acara digelar. Band yang akan tampil disini juga harus diseleksi terlebih dahulu. “Kalau tidak salah ada 30 band kemudian diseleksi dan diambil tujuh band, lima band dari maba, satu band dari divisi musik dan home band dari Trialto,” ujar Muhammad Hidayat, pemain bass dari Trialto band. Sedangkan untuk publikasi Galaksi Vol. 10, Bambang Dwi Rizal selaku ketua pelaksana menekankan di media sosial dan menempel pamflet di gedung sekitar Polinema. “Saya tahu acara ini dari tiket box yang ada di depan masjid An Nur”, ujar Rafi Surya Wijaya, mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Program Studi D4 Teknik Mesin Produksi dan Perawatan. Untuk di luar Polinema, publikasi dilakukan di kafe-kafe, studio musik serta menempelkan pamflet di pinggir jalan. “Waktu di kafe kita juga mendoktrin kepada pembuat kopi agar memutar lagunya Fiersa”, tegas Bambang. Khusus bagi maba Polinema diberi sertifikat yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi Program Satuan Kredit Mahasiswa (SKKM) sebagai syarat kelulusan.

Bambang berharap agar kedepannya Galaksi menjadi semakin baik dari tahun ini. Harapan lain juga disampaikan oleh Alifia bahwa Galaksi tahun depan bisa dilaksanakan di tempat lain dengan menyewa tempat yang lebih luas dibanding Grapol. “Kedepannya mungkin ditata lagi penontonnya soalnya ini masih berantakan dan masih banyak pintu-pintu yang belum ditutup”, tambah Rafi.

(Denny, Vivian)

Related Posts