December 9, 2019

Asah Komunikasi dan Bakat Influencer Milenial melalui Semnas KOMPAS PL FM

2 min read

Oneng Sugiarta, saat menyampaikan materi tentang belajar basic MC, Sabtu (07-12). (Aulina)

Dalam rangka mengasah kemampuan berkomunikasi kaum milenial, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Radio Kampus Politeknik (PL) FM Politeknik Negeri Malang (Polinema), menyelenggarakan Seminar Nasional (Semnas) Komunikasi Petunjuk Arah Sukses (KOMPAS) Generasi VIII. Seminar ini merupakan acara tahunan dan program kerja terakhir UKM PL FM angkatan 2019/2020. Seminar yang bertemakan “Be a Successful Millenial Influencer by Communication” ini, bertujuan membuka wawasan tentang peluang kerja menjadi influencer dan cara berkomunikasi yang baik.

Firda Nur Cahyati, salah satu panitia menerima tantangan dari Oneng untuk menjadi MC di acara nonformal, Sabtu (07-12). (Arfia)

Acara yang bertempat di Aula Pertamina Polinema  ini dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Diawali dengan sambutan Amar Farrichil Ayyubi, selaku Ketua Pelaksana (Kapel) dan Kukuh Bambang Priyo Sembodo, selaku Direktur PL FM. Peserta yang hadir merupakan mahasiswa Polinema dan instansi lain, seperti Universitas Negeri Malang, Universitas Ma Chung dan Universitas Merdeka Malang. Acara inti merupakan penyampaian materi tentang belajar basic MC oleh Oneng Sugiarta selaku founder of beautiful moment dan belajar MC. Selain memberikan materi, Oneng juga mengajak peserta mempraktikkan menjadi MC yang baik dan cara memegang mikrofon yang benar. Moderator yang memimpin jalannya materi ialah Annisa Maghfira, selaku  announcer radio Elfara FM. “Tantangan yang diberikan pemateri kepada peserta yakni membuat rundown acara, kemudian membacakannya sebagai MC,” ungkap Arlina Sura, mahasiswi Universitas Ma Chung. Sebelum mengakhiri acara, Direktur PL FM dan Kapel sama-sama menyerahkan cenderamata kepada pemateri serta moderator.

Kapel menuturkan bahwa ada beberapa kendala dalam penyelenggaraan acara ini, seperti keaktifan panitia yang kurang dalam menyiapkan acara.  Hal ini berdampak pada ketidakseimbangan kinerja masing-masing panitia. Pembukaan acara yang sedikit molor dan sedikitnya peserta yang datang juga menjadi kendala dalam acara ini. “Antusiasme peserta kurang karena peserta yang datang sedikit dan banyak yang mendadak tidak datang pada hari H,” tutur Ni’mathul Maullah selaku Koordinator Lapangan. Terlepas dari kendala tersebut, Muhammad Andri Pradana, mahasiswa Program Studi D3 Teknik Listrik berharap, “Semoga acara ke depannya lebih bagus dan banyak peserta yang datang.”

(Arfia, Aulina, Yossa)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.