Fri. Sep 17th, 2021

LPM Kompen

Katakan yang Benar Walau itu Getir

Alraisha

1 min read
Ilustrasi: Nikma

Di suatu negeri antah berantah⁣⁣
Kutemukan gadis mungil nan jelita⁣⁣
Fisik rapuh dengan hati yang kukuh⁣⁣
Kutanya, Alraisha namanya⁣⁣
Nama yang indah untuk kuncup yang baru merekah⁣⁣
⁣⁣
Mulutku diam ⁣⁣
Bola mataku menatap jeli hal yang mengganggu pikiran⁣⁣
Terlihat banyak lebam biru di tangannya⁣⁣
Sengaja ia tutupi dengan dress merah menyala⁣⁣
Ia tersenyum, namun matanya tak berbohong⁣⁣
⁣⁣
“Kenapa seperti ini?” sahutku⁣⁣
Dengan lirih ia menjawab, “Ayah sedang naik darah”⁣⁣
Remuk kurasa saat mendengar ceritanya⁣⁣
Persepsiku ‘Anak adalah harta karun’ hancur⁣⁣
Ternyata mereka hanya sekadar objek pelampiasan amarah⁣⁣
⁣⁣
Alraisha, panggilku ke gadis mungil itu⁣⁣
Kuajak ia berkeliling menggunakan kereta berkuda⁣⁣
Bibirnya tersenyum lebar⁣⁣
Kabut dari wajahnya sesaat memudar⁣⁣
Ah, andai senyum itu bisa selamanya tercipta⁣⁣
⁣⁣
Sang raja siang mulai bersembunyi di ujung barat⁣⁣
Saatnya mengucap, “Selamat tinggal.” ⁣⁣
Terlihat ia menutupi ketidaksenangannya⁣⁣
Sungguh aku tak kuasa, Alraisha⁣⁣
Aku akan kembali, menjemputmu dari ketidakadilan ini⁣⁣
⁣⁣
(Nikma)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.