Tahapan Orasi, Proses Pemilihan Ketua Umum HMTI

Peserta dan panitia Orasi Pemilihan Ketua Umum HMTI Periode 2017/2018 sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya, Senin (21/02)

Orasi Pemilihan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HMTI) merupakan awal dari serangkaian acara Pemilihan Ketua Umum HMTI Periode 2017/2018. Pelaksanaan orasi dilaksanakan di Graha Theater Politeknik Negeri Malang (Polinema) pada pukul 10.00 WIB dan di hadiri oleh Bapak Yan Watequlis Syaifudin, ST.,MMT selaku sekretaris Jurusan Teknologi Informasi (JTI), Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Ketua Umum HMTI, dan lima orang perwakilan dari tiap kelas mahasiswa JTI. “Nantinya ada kampanye tiap Calon Ketua Umum ke tiap-tiap kelas dan pastinya kita sebarkan di media sosial juga,” ujar Erlangga Adha Widyatama selaku Ketua Pelaksana. Setelah Orasi terdapat serangkaian selanjutnya yaitu Pemungutan Suara pada tanggal 27 Februari sampai 6 Maret 2017 dan Perhitungan Suara pada tanggal 7 Maret 2017.

Sekretaris Jurusan Teknologi Informasi Bapak Yan Watequlis, ST,.MMT menyampaikan sambutan dalam orasi Pemilihan Ketua Umun HMTI Periode 2017/2018, Senin (21/02)

Saat Orasi dilaksanakan, setiap Calon Ketua Umum  memperkenalkan diri dan menyampaikan visi misi guna mengetahui konsep kerja yang akan diterapkan dan meyakinkan perwakilan mahasiswa JTI agar memilihnya. Sebelum Orasi para Calon Ketua Umum diberikan pembekalan, interview dan seleksi. “Sebelumnya ada 6 kadidat, namun selama perjalanan telah terseleksi dan akhirnya terpilih 3 kadidat,” ujar Erlangga. Terdapat tiga Calon Ketua Umum HMTI. Calon Ketua Umum nomor urut 1 adalah Nydia Apriliasari, nomor urut 2 adalah Efita Tria Wardani, dan nomor urut 3 adalah Hilmy Setya Purnama Putra. Ketiga calon memiliki visi misi yang hampir sama, yaitu menjadikan himpunan sebagai wadah aspirasi antara mahasiswa dengan jurusan, mengoptimalkan komunikasi yang baik antara pihak jurusan, mahasiswa, dan HMTI.

“Melalui acara ini mahasiswa bisa lebih mengerti tentang visi dan misi tiap Calon Ketua Umum HMTI,” jawab Bayu Har Saputro selaku koordinator lapangan (Korlap). Dalam persiapannya, panitia telah melewati berbagai permasalahan. Bayu mengatakan, “Kendala yang menimpa ada banyak seperti koordinasi yang kurang karena adanya liburan, kemudian dengan keadaan tempat yang di luar dugaan.” Salsabiela, perwakilan dari kelas TI 2F berharap, ”Semoga lebih bisa menanggapi aspirasi JTI kepada jurusan, sehingga mahasiswa dan jurusan bisa lebih berkembang dan bukan hanya himpunan saja.”

(Qolbil, Budi, Faisal)

Related Posts