Siap Menuju LKE dengan PLC Competition 2018

MC (berkerudung) membacakan pemenang juara 1 pada saat akhir acara lomba PLC, Sabtu (12/5) (Farizal)

Workshop Electro (WSEC) Politeknik Negeri Malang (Polinema) mengadakan Kompetisi Programmable Logic Controller (PLC) dengan tema Make Yourself Ready for Industrial Revolution with PLC Competition di Gedung Sipil lantai 6, Sabtu (12/05). Tema ini diambil karena Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) menuntut mahasiswa khususnya Polinema agar siap menghadapi revolusi industri 4.0. Total peserta kompetisi PLC tahun ini berjumlah 23 tim dari internal Polinema. Panitia menjelaskan bahwa dalam kompetisi ini tak harus dari Jurusan Elektro, namun bisa dari jurusan lain. “Sebenarnya bisa dari Jurusan Mesin dan Teknik Kimia. Jurusan Mesin juga terdapat pembelajaran mengenai PLC, dan di Teknik Kimia mereka bisa menggunakan PLC untuk controlling mesin.” Ujar Muhammad Nur Hidayatullah Adzani selaku ketua pelaksana.

Agenda dari kompetisi ini dimulai dengan pendaftaran yang dibuka melalui stand  di depan Gedung AH pada 13 April 2018, lalu free pelatihan PLC untuk umum setiap hari Selasa dan Rabu dimulai dari setelah pendaftaran hingga sebelum Technical Meeting.  Dilanjutkan dengan Technical Meeting pada tanggal 11 Mei 2018 dan puncaknya yaitu kompetisi pada 12 Mei 2018. Kompetisi PLC 2018 ini memiliki tiga sesi perlombaan, yaitu babak penyisihan dari seluruh peserta, lalu berlanjut ke  babak semifinal untuk 10 tim dan babak final untuk lima tim terbaik. Pada babak final, lima tim finalis akan mempresentasikan program mereka masing-masing. “Alhamdulillah untuk tahun ini dari sisi kreativitas peserta sudah cukup baik karena setidaknya mereka sudah bisa membuat program dengan mengkomunikasikan antara PLC dengan Human Monitoing Interview (HMI).”  ujar bapak Denda Dewatama, ST., MT., selaku juri. Pada kompetisi ini juara pertama dimenangkan oleh tim Morpee, juara kedua tim Amateur, juara ketiga PLC Cleret, juara harapan pertama adalah tim Yangbersangkutan, dan juara harapan kedua adalah tim Pancet. Hadiah yang didapatkan oleh juara pertama, kedua, dan ketiga ialah vandel, sertifikat dan uang pembinaan. Juara pertama mendapatkan uang pembinaaan sebesar Rp 650.000, juara kedua mendapatkan Rp 400.000, dan juara ketiga mendapatkan Rp 250.000. Khusus juara pertama dan kedua juga akan mendapatkan free golden ticket untuk Lomba Kreativitas Elektro (LKE) 2018.

Para finalis yang berhasil masuk final dan mendapatkan juara 1(kiri) sampai juara harapan 2(kanan) berfoto bersama setelah pembacaan pemenang lomba, Sabtu (12/5)(Farizal)

Panitia menjelaskan beberapa kendala yang dihadapi, salah satunya adalah tempat perlombaan. “Kendala paling besar disini adalah tempat. Awalnya kita menggunakan Gedung AG dan AH yang sudah disetujui admin namun ternyata pada hari yang sama gedung tersebut dipakai untuk tes mahasiswa PLN. Akhirnya kita mengalah dan beralih ke Gedung Sipil lantai 6 ini pada satu hari sebelum perlombaan.” Terang Adzani. Sabrang Sapta Buana selaku Ketua umum WSEC juga berharap agar kompetisi PLC tahun depan tidak terjadi kendala seperti tahun ini dan tim yang mendapatkan tiket LKE dapat membanggakan nama Polinema. “Semoga PLC tahun depan lebih meriah lagi dan peserta yang ikut lebih banyak, untuk panitia semoga lebih dimantapkan juga.” Ujar Muhammad Bayu Firmansyah, salah satu anggota tim Morpee.

LPM Kompen | Farizal, Wulan

Related Posts