Semakin Solid dengan Liga Mesin 2018

Pemenang, peserta, dan panitia Liga Mesin 2018 berfoto bersama dengan Ir. Subagiyo, MMT., MT., (Ketua Program Studi DIII Teknik Mesin) usai penutupuan Liga Mesin 2018, Minggu (25/03) (Wahyu)

 

Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Politeknik Negeri Malang (Polinema) menyelenggarakan program tahunan Liga Mesin untuk meningkatkan Solidaritas antar Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin sejak Rabu hingga Minggu (21-25/03). Liga Mesin tahun ini bertemakan “Raihlah Prestasi dan Jadilah Juara dengan Sportifitas dan Rasa Solidaritas yang  Tinggi di Liga Mesin Tahun 2018” dengan 2 cabang olahraga yang dilombakan yaitu bulu tangkis dan futsal. Kegiatan ini wajib untuk seluruh kelas di jurusan Teknik Mesin, tercatat sebanyak 42 kelas yang telah berpartisipasi. Sayangnya, terdapat sembilan kelas lain yang tidak dapat mengikuti Liga Mesin tahun ini karena sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Perlombaan dilangsungkan pada 21-22 Maret 2018 dengan lomba bulu tangkis di Aula Pertamina Polinema. Juara pertama lomba bulu tangkis ini adalah kelas 4A Teknik Mesin Produksi dan Perawatan (TMPP) serta juara kedua diraih oleh kelas 4B Teknik Otomotif Elektronik (TOE). Sedangkan untuk lomba futsal, berlangsung pada 24-25 Maret 2018 di Arena Scorpion Futsal. Pemenang lomba futsal ini adalah kelas 3B TMPP dan Juara 2 diraih oleh kelas 1F Teknik Mesin (TM) dengan skor 6-4. Selain itu, ada pula penghargaan Top Score untuk peserta dengan catatan gol terbanyak dalam lomba futsal. Ia adalah Syamsul Rifai dari kelas 2C TM dengan catatan 7 gol. Masing-masing pemenang mendapatkan uang pembinaan dan sertifikat. Juara 1 bulu tangkis mendapat uang sebesar Rp 200.000,-  sedangkan juara 2 mendapatkan uang sebesar Rp 150.000,-. Untuk lomba futsal, juara 1 mendapatkan uang sebesar Rp 450.000,- dan trofi, sedangkan juara 2 mendapatkan uang sebesar Rp 350.000,-.  Untuk peraih Top Score mendapatkan uang sebesar Rp 75.000,-. Uang pembinaan kepada para pemenang diperoleh dari biaya iuran kontribusi peserta dari setiap kelas sebesar Rp 130.000,-.

 

Ketua Program studi DIII Teknik Mesin, Ir. Subagiyo, MMT., MT., (tengah) menyerahkan trofi kepada kapten Tim Futsal (memegang trofi), Hafil Pramudya Zulkarnain, dari kelas 3B TMPP dalam penutupan Liga Mesin 2018, Minggu (25/3) (Wahyu)

 

“Menurut saya ini bukan tentang teknik sih, tapi tentang keberuntungan. Saya harap kedepannya Liga Mesin ini ada peningkatan, harus dilapangan yang standar agar anak mesin juga main secara teknik bukan cuma main lempar-lemparan bola seperti tadi.” Terang Adam, Keeper dari tim pemenang futsal Liga Mesin usai perlombaan. Ketua Program studi DIII Teknik Mesin, Ir. Subagiyo, MMT., MT., menjelaskan kebanggaan beliau dengan diadakannya Liga Mesin ini sehingga dapat melihat potensi Mahasiswa, utamanya dalam bidang olahraga. “Senang bisa mengetahui bibit pemain sepak bola di sini, untuk pemenang nanti bisa ikut kompetisi nasional karena minimal dengan juara 3 saja sudah bisa menaikkan akreditasi kampus. Semoga untuk kedepannya bisa lebih bagus lagi, dan saya harap mahasiswa mampu memaksimalkan kegiatan ini supaya kami bisa tahu bibit-bibit yang lainnya.” ujarnya.

 

LPM Kompen | Devy, Wahyu, Wulan

Related Posts