Pesona Wisata Bukit Baru Budug Asu

Hamparan hijau perbukitan terlihat dari puncak Bukit Budug Asu, Sabtu (28/07). (Away)

 

 “Nikmat sebuah perjalanan adalah proses, dan hasil indah sebuah perjalanan adalah tulisan,” ungkapan tersebut yang mungkin dapat dituangkan dalam sebuah cerita perjalanan menuju Budug Asu. Budug Asu adalah area perbukitan di lereng Gunung Arjuno. Wisata perbukitan Budug Asu masih belum banyak terjamah dan dikenal wisatawan lokal maupun mancanegara. Budug Asu terletak di kawasan Malang Utara sekitar area Agrowisata Kebun Teh Wonosari Lawang. Namun, lokasi sebenarnya Budug Asu terletak di Kreweh, Desa Gunungrejo, Singosari, Kabupaten Malang.

Perjalanan menuju Budug Asu harus memasuki kawasan Kebun Teh Wonosari dengan harga tiket masuk Rp. 10.000,- pada hari Senin hingga Sabtu dan Rp. 12.000,- pada hari Minggu dan hari libur. Untuk biaya parkir roda dua sebesar Rp. 2.000,- dan Rp. 5.000,- untuk roda empat. Tiket tersebut hanya digunakan untuk masuk kawasan Agrowisata Kebun Teh Lawang. Untuk menuju puncak Bukit Budug Asu terdapat dua rute, rute pertama melewati tanjakan terjal yang langsung mengarah ke bukit Budug Asu. Tanjakan tersebut hanya dilengkapi dengan penyanggah kayu bertingkat dan tali untuk memudahkan pengunjung mendaki. Rute kedua harus berputar ke arah kiri dari loket dan mengikuti jalanan yang sedikit berbatu, belum diaspal, jalanan naik turun, becek ketika musim hujan dan terlalu sulit jika dijangkau dengan roda dua maupun roda empat. Jarak dari kawasan kebun teh ke Budug Asu sekitar 13 kilometer. Bagi pejalan kaki dapat ditempuh dalam waktu sekitar satu setengah jam bahkan sampai tiga jam. Tidak jarang pengunjung yang menggunakan motor trail dan mobil gunung dalam waktu kurang lebih 45 menit. Namun rute yang kedua banyak memakan waktu karena jarak tempuh lebih jauh dibandingkan dengan rute pertama.

 

Jalan setapak yang belum diaspal menuju puncak Bukit Budug Asu, Sabtu (28/07). (Fajar)

Pada perjalanan sekitar kurang lebih delapan kilometer dari kebun teh, pegunjung disuguhi deretan pohon cemara dan pohon kopi di sepanjang jalan menuju puncak bukit Budug Asu. Kawasan loket dan rest area pendakian menuju puncak Bukit Budug Asu berada sekitar satu kilometer dari kawasan hutan cemara. Di loket tersebut pengunjung harus membayar tiket sebesar Rp 5.000,- untuk bisa sampai di puncak Bukit Budug Asu yang terletak pada ketinggian kurang lebih 2000 meter di atas permukaan laut.

 

Kawasan pohon cemara yang berjarak kurang lebih satu kilometer dari Bukit Budug Asu, Sabtu (28/07). (Fajar)

 

Ketika sampai di puncak Bukit Budug Asu, pengunjung dapat menikmati keindahan hamparan perbukitan yang luas serta kawasan kebun teh yang dapat dilihat dari atas bukit. Sayangnya kawasan perbukitan di sekitar Budug Asu akan berkabut saat menjelang pagi dan sore. Bukit Budug Asu ini sangat cocok bagi pendaki pemula karena terletak pada ketinggian yang tidak terlalu tinggi dan trek yang cukup mudah. Di kawasan Bukit Budug Asu juga terdapat area Ground Camp. Sayangnya di puncak Bukit Budug Asu hanya terdapat sebuah warung dan beberapa spot foto. Baik di puncak maupun sekitar Bukit Budug Asu belum tersedia musala dan kamar mandi bagi pengunjung.

Untuk pengunjung yang ingin datang ke Budug Asu disarankan agar membawa perbekalan yang cukup, baik makanan maupun minuman. Mengingat perjalan menuju Bukit Budug Asu yang cukup jauh memerlukan stamina yang fit, serta semangat yang kuat dan menikmati setiap proses dari sebuah perjalanan. Wisatawan juga dihimbau agar tetap menjaga kebersihan lingkungan. Semakin hari jumlah wisatawan semakin meningkat, maka dari itu diharapkan fasilitas yang disediakan di kawasan Budug Asu dapat dilengkapi, serta jalan menuju Bukit Budug Asu bisa diperbaiki. Dengan fasilitas yang lengkap, wisata Budug Asu dapat dikenal lebih banyak wisatawan lokal maupun mancanegara.

 (Mauliya Laila)

Related Posts