Orientasi Seksual : Tidak Hanya LGBT

Semua orang berhak untuk cinta. Sumber: youtube.com

Pada era modern seperti sekarang ini, hampir semua orang tidak segan untuk membuka diri dan membagikannya pada khalayak lewat media sosial. Mulai dari kegiatan yang dilakukannya, makanan yang akan dimakan bahkan lagu yang diputar ketika tidak bisa tidur. Hal ini mencakup orientasi seksual.

Dikutip dari Wikipedia, Orientasi seksual atau kecenderungan seksual adalah pola ketertarikan seksual, romantis, atau emosional (atau kombinasi dari keseluruhan) kepada orang-orang dari lawan jenis atau gender, jenis kelamin yang sama atau gender, atau untuk kedua jenis kelamin atau lebih dari satu gender. Dulu, zaman di mana semua masih konservatif, orientasi yang berbeda akan sangat didiskriminasi. Seiring berjalannya waktu, sebagian orang mulai memberanikan diri untuk mendapat pengakuan. Mereka membentuk komunitas yang kita kenal dengan nama LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender).

Kini, komunitas tersebut berganti nama menjadi LGBTQ+ (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, Queer and Others). Secara umum terdefinisikan sebagai komunitas yang mempunyai orientasi seksual beda dari umumnya. Tapi apakah Anda tahu, bahwa sebenarnya ada 312 gender dan 82 orientasi seksual yang ada di dunia?

Penulis akan memaparkan beberapa jenis orientasi seksual yang didapat dari rainbowpedia.

Orientasi terbagi menjadi empat.

1. ORIENTASI MONOSEKSUAL

Orientasi di mana seseorang tertarik hanya kepada satu jenis kelamin. Meliputi:

Androsexual: Ketertarikan seseorang pada orang yang maskulin atau memiliki karakter maskulin.

Demisexual: Seseorang yang tidak tertarik secara seksual sampai suatu ikatan/hubungan lebih dalam terjalin dengan orang tersebut.

Fraysexual: Kebalikan dari Demisexual. Ketertarikan pada seseorang yang tidak kenal, namun rasa itu hilang jika sudah kenal/semakin dekat.

Gerontosexual: Ketertarikan kepada orang yang jauh lebih tua.

Gay: Seorang pria yang tertarik dengan seorang pria.

Lesbian: Seorang wanita yang tertarik dengan seorang wanita.

Neusexual: Ketertarikan pada orang yang tidak memiliki gender.

Ninsexual: Ketertarikan pada orang androgini.

Skoliosexual: Seseorang yang tertarik dengan orang yang memiliki orientasi non-biner, seperti androgini/intergender.

Speciosexual: Seseorang yang tertarik karena perlakuan orang terhadap mereka, tanpa memerhatikan gender.

Zoosexuality: Seseorang yang tertarik secara seksual dengan hewan.

2. ORIENTASI POLISEKSUAL

Orientasi di mana seseorang tertarik kepada beberapa gender. Meliputi:

Abrosexual: Seseorang yang orientasinya berganti-ganti dan tidak bisa dipastikan.

Androgynosexual: Ketertarikan pada pria maupun wanita, namun diutamakan orang yang berpenampilan androgini.

Bisexual: Seseorang yang tertarik kepada lebih dari satu gender.

Pansexual: Ketertarikan pada seseorang yang mempunyai orientasi berbeda dengan dirinya. Mirip dengan bisexual, namun pansexual tidak mempermasalahkan jenis orientasi pasangannya dan bisa jatuh cinta dengan semua jenis kelamin yang ada.

Proquasexual: Seorang feminim yang tertarik dengan seorang yang feminim juga. Feminim di sini tidak terbatas untuk wanita saja.

Proquu: Seorang maskulin yang tertarik dengan seorang yang maskulin juga. Maskulin di sini tidak terbatas untuk pria saja.

Polyamory: Seseorang yang jatuh cinta dan menginginkan untuk menjalin hubungan dengan lebih dari satu orang dalam satu waktu.

Reciprosexual: Seseorang yang mulai menyukai orang yang menyukai mereka. Tidak terbatas gender.

 

 

Simbol dari kaum LGBTQ+ adalah PRIDE dan EQUALITY. Sumber: www.guoguiyan.com

3. ORIENTASI ASEKSUAL

Aseksual adalah kelompok orang yang umumnya tidak mengalami ketertarikan dan/atau hasrat seksual terhadap orang lain, terlepas dari gender yang dimiliki. Mereka mungkin dapat menyayangi bahkan mencintai seseorang, namun tidak akan memiliki gairah untuk melakukan hubungan seksual. Meliputi:

Aromantic: Nama lain dari aseksual; tidak tertarik secara seksual dengan siapa pun.

Autosexual: Seseorang yang hanya tertarik kepada dirinya sendiri.

Fictosexual: Seseorang yang tertarik secara seksual dengan karakter fiksi.

Pomosexual: Seseorang yang tidak ingin dilabeli orientasi apa pun, karena mereka berpikir bahwa orientasi adalah hal yang tidak penting dan kuno.

Objectumsexual: Ketertarikan terhadap sebuah benda secara seksual. Mereka memandang benda tersebut bukan sebagai fetish, namun benar-benar sebagai partner untuk melepaskan hasrat.

Queer: Istilah ini biasanya menjadi istilah umum untuk orang-orang yang orientasinya tidak teridentifikasi/tidak masuk dalam list orientasi seksual.

Sapiosexuality: Seseorang yang hanya menyukai kepandaian seseorang, bukan secara fisik ataupun gender.

4. ORIENTASI AREA GRAY (GRAY-A)

Orientasi di mana seseorang berada di tengah-tengah antara seksual dan aseksual.

Simple-nya, orang-orang berorientasi Gray-A tidak tertarik secara seksual, mereka tulus menyayangi tanpa ada hasrat tertentu. Mereka bisa tertarik namun jarang dan libido mereka sangat rendah.

Akoisexual: Ketertarikan secara seksual kepada seseorang, namun tidak ingin perasaannya dibalas. Jika dibalas, maka perasaannya akan hilang.

Aliquasexual: Ketertarikan kepada seseorang hanya pada situasi tertentu. Di situasi lainnya, merasa biasa saja.

Arospike/Acespike: Keadaan di mana sangat menyukai seseorang di suatu waktu yang random, namun secara random juga menjadi tidak suka.

Bellusromantic: Seseorang yang senang melakukan hal-hal romantis, namun tidak ingin menjalin hubungan.

Cupiosexual: Seseorang yang tidak tertarik dengan orientasi apa pun, namun menginginkan hubungan secara seksual.

Culparomantic: Seseorang yang merasa tertarik secara seksual (romantis) dan platonik (persahabatan) secara bersamaan kepada seseorang.

Thymsexual: Di mana rasa tertarik secara seksual seseorang bergantung pada mood dan keadaan.

Volitsexual: Seseorang yang tertarik secara seksual, namun tidak ditujukan kepada siapa-siapa.

Apa yang ada di bawah payung Transgender. Sumber: cwholistichealth.wordpress.com

Transgender sendiri sebenarnya bukanlah sebuah orientasi seksual, namun merupakan sebuah identitas gender. Beberapa istilah transgender yang mungkin belum anda ketahui:

Agender: Seseorang yang mengklaim dirinya tidak mempunyai gender.

Androgini/Intersex: Seseorang yang terlahir dengan campuran karakteristik pria dan wanita. Mempunyai kromosom/gen pria dan wanita dalam satu tubuh.

Drag queen/Transvestite: Seorang pria yang berpakaian dan berperilaku seperti wanita untuk tujuan hiburan.

Gender adalah identitas sejati, dan kita tidak perlu takut mengakuinya. Sumber: cwholistichealth.wordpress.com

Itulah beberapa orientasi seksual yang penulis rangkum dan analisis. Bagi Anda yang tidak paham dan tidak peduli, tentu hal ini akan terasa tidak penting. Namun, nyatanya, banyak kaum LGBT yang menderita karena sikap resistensi masyarakat terhadap mereka.

Kaum LGBT bukanlah kaum yang perlu dibenci atau dihindari. Seperti halnya seseorang yang lahir di keluarga petani atau pengusaha, menjadi seorang LGBT bukanlah pilihan. Mereka juga manusia biasa, dengan preferensi seksual mereka. Terlepas dari apa pun yang mengikat, seperti agama dan moral, kita tidak seharusnya merasa risih atau bahkan mem-bully mereka.

Buka hati dan pikiran. Perluas pandangan Anda.

Temani mereka, pahami paradigma unik mereka. Jangan lupa, doakan yang terbaik untuk mereka.

Sumber informasi:

http://rainbowpedia.wikia.com/wiki/

https://ageofshitlords.com/complete-list-of-all-tumblr-sexualities-so-far

http://www.uua.org/lgbtq/identity

http://itspronouncedmetrosexual.com/2013/01/a-comprehensive-list-of-lgbtq-term-definitions

http://poshhelpers.tumblr.com/post/41062616375/sexual-orientations-masterlist

(Daychan)

 

Related Posts