Meningkatkan Kecintaan pada Rasul dengan Bersholawat Akbar

Majlis Maulid Wat Ta’lim Riyadlul Jannah menyerukan Sholawat Nabi (Mahalul Qiyam) dalam acara Polinema Bersholawat, Sabtu (15/9) (Tata)

 

Politeknik Negeri Malang (Polinema) bekerjasama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kerohanian Islam Polinema (Rispol) mengadakan acara Polinema Bersholawat, Sabtu (15/9). Kegiatan Polinema Bersholawat kali ini bertema “Gemakan Sholawat dengan Kehangatan Ukhuwah Islamiyah Guna Meraih Syafa’at Nabi Muhammad SAW”, dengan mengundang Habib Umar Muthohar dari Semarang sebagai mubaligh. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan dengan tujuan agar mahasiswa baru (maba) muslim Polinema memiliki rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dengan melantunkan sholawat secara akbar. Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh maba muslim Polinema 2018 dan terbuka untuk masyarakat umum. Alessandro Eka Pradana selaku ketua pelaksana kegiatan ini menjelaskan bahwa kegiatan Polinema Bersholawat ini merupakan salah satu syarat pengambilan sertifikat mentoring bagi maba. “Bagi maba yang tidak mengikuti kegiatan ini, mereka akan kesulitan untuk mendapatkan sertifikat”, jelas Ales. Dalam kegiatan ini Rispol sebagai panitia dibantu oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan UKM Satuan Resimen Mahasiswa (Menwa).

Agenda pertama yang dilaksanakan saat kegiatan Polinema Bersholawat ialah khataman di pagi hari untuk fungsionaris Rispol. Selanjutnya persiapan absensi maba di Graha Theater dilaksanakan setelah salat maghrib, setelah itu peserta diarahkan menuju lapangan Mini Soccer untuk mengikuti kegiatan Polinema Bersholawat. Kegiatan sholawat dipimpin oleh Majlis Maulid Wat Ta’lim Riyadlul Jannah dengan melantunkan Sholawat Nabi Mahalul Qiyam. Meskipun acara dimulai sekitar pukul 21.00 WIB, antusiasme peserta dan masyarakat tidak menurun, dilihat dari tempat yang disediakan panitia terisi penuh oleh peserta yang hadir. “Menurut saya lumayan besar antusiasme dari maba maupun masyarakat sampai desak-desakan jika dibandingkan tahun lalu.” Ungkap Ales. Hal ini juga dipengaruhi oleh usaha publikasi yang dilakukan oleh panitia. Selain melalui pamflet di media sosial dan baliho, panitia juga bekerja sama dengan Riyadlul Jannah untuk memublikasikan adanya kegiatan Polinema Bersholawat. Sedangkan untuk maba, publikasinya melalui pamflet yang disebar di mading jurusan. Total maba muslim yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 2951 orang.

 

Mahasiswa Baru (Maba) Jurusan Teknik Mesin mengisi daftar hadir Polinema Bersholawat dan daftar penerima Buku Profil di Graha Theatre, Sabtu (15/9) (Santi)

 

Ales menjelaskan bahwa kendala dalam melaksanakan acara ini adalah masalah di pengisian daftar hadir peserta yang kekurangan tenaga. Sehingga peserta banyak yang berdesak-desakan dan mengantri lama. Hal ini juga disetujui oleh Salwa Hilayatul Husna mahasiswa baru Program Studi D4 Akuntansi Manajemen, “Absennya lama, jadi tidak efektif, semoga nanti kedepannya bisa lebih efektif lagi dan lebih tertata supaya fokusnya langsung ke acara, bukan diabsensi.” Ungkapnya. Sandro Trialvian, mahasiswa D4 Jaringan Telekomunikasi Digital (JTD) juga memberi saran, untuk kedepannya, daftar hadir antara laki-laki dan perempuan agar dipisah agar lebih enak dilihat karena kegiatan ini merupakan kegiatan keagamaan. “semoga kedepannya peserta lebih antusias untuk berpartisipasi di kegiatan Polinema Bersholawat dan melantunkan sholawat bersama sebagai  rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.” Tutup Ales.

 

(Tata, Vivian, Wulan)

Related Posts