Menelusuri Kegiatan Mahasiswa Baru Polinema di Expo Kelembagaan

Antusiasme mahasiswa baru mengadakan acara talkshow bersama alumni Polinema di Graha Polinema, Kamis (23/08). (Ikfi)

Apa kalian pernah mendengar istilah Expo Kelembagaan? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Expo atau yang bisa disebut dengan pameran, adalah menunjukkan (mendemonstrasikan) sesuatu yang dimiliki kepada orang lain dengan maksud memperlihatkan kelebihan atau keunggulan. Dengan begitu Expo Kelembagaan dapat diartikan sebagai pameran setiap organisasi di Politeknik Negeri Malang (Polinema) yang tergabung dalam Organisasi Kemahasiswaan Intra (OKI) untuk menunjukan masing-masing kelebihannya. Menurut Alfiyan Nur Alfaqih selaku ketua pelaksana Expo Kelembagaan tahun ini, kegiatan ini juga merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh OKI Polinema dan wajib diikuti oleh mahasiswa baru (maba). Keikutsertaan di Expo Kelembagaan ini juga termasuk salah satu syarat kelulusan untuk mengurus Satuan Kredit Kegiatan Mahasiswa (SKKM).

Expo Kelembagaan digelar di Graha Polinema (Grapol) dan Lapangan Minisoccer (23/08). Tahun ini OKI Polinema mengusung tema “Satukan tangan OKI Polinema dalam mewujudkan mahasiswa baru yang berintegritas”. Tema tersebut bermaksud untuk menyatukan berbagai macam perbedaan serta pendapat mereka guna mewujudkan mahasiswa baru menjadi mahasiswa yang berintegritas. Terhitung sebanyak 3006 maba mengikuti Expo Kelembagaan tahun ini. Tidak terkecuali berbagai macam OKI Polinema juga turut memeriahkan jalannya acara Expo Kelembagaan kali ini, yakni sebanyak 13 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), 2 Lembaga Tinggi (LT), dan 7 Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Jika di tahun kemarin penampilan orasi setiap UKM berada di Lapangan Minisoccer kali ini berada di Grapol, untuk stand expo juga berpindah tempat yang dulu berada di Lapangan Voli kali ini di Lapangan Minisoccer.

Kegiatan ini dimulai pukul 05.30 dan di akhiri pada pukul 15.15 WIB. Expo dimulai dengan serangkaian penampilan dari berbagai organisasi yang ada di Polinema. Di tengah-tengah acara penampilan sempat diselingi acara talk show bersama alumni Polinema dan ice breaking. Setelah acara penampilan UKM, semua peserta diarahkan secara bergantian menuju Lapangan Minisoccer untuk melihat berbagai stand OKI agar mendapatkan pandangan organisasi mana yang nantinya akan diikuti. Maba dibagi menjadi tiga gelombang, gelombang satu terdiri dari Jurusan Administrasi Niaga dan Jurusan Teknik Elektro, gelombang kedua dari Jurusan Akuntansi, Jurusan Teknik Sipil, dan Jurusan Teknologi Informasi, gelombang tiga dari Jurusan Teknik Mesin dan Jurusan Teknik Kimia.

Expo Kelembagaan di Lapangan Minisoccer, Polinema. Kamis (23/08) (Ikfi)

M. Maarif’al Hadi selaku Ketua Pelaksana dari LT Badan Eksekutif Mahasiswa, mengungkapkan bahwa antusias dari seluruh peserta baik dari seluruh warga OKI maupun maba cukup besar untuk tahun ini. Pendapat lain diungapkan oleh Tawaffarel Firmansyah, selaku anggota dari UKM Olahraga (OR), bahwa acara expo tahun ini cukup rusuh dengan adanya salah satu UKM yang tidak mengikuti peraturan yang sudah di buat oleh panitia. Menanggapi hal tersebut panitia menuturkan bahwa sempat kewalahan dikarenakan jumlah panitia serta peserta expo tersebut berbanding terbalik dengan rasio 100:10. Kesan pertama yang dirasakan oleh salah satu maba diungkapkan oleh Mohammad Arif Nugraha dari Jurusan Administrasi Niaga “Kesannya sih sebenarnya senang bisa mengenal organisasi disini, tetapi saya menyayangkan satu hal yakni pihak panitia tidak memberikan waktu salat dhuhur”. Namun menurut Kapel Expo Kelembagaan, “Sebenarnya dikasih waktu salat, hanya saja waktunya mepet dan harus bergantian salat di masjid An Nur tengah karena keran di masjid Raya An Nur mati” tutup Alfaqih.

 

(Ikfi, Mirza, Reynold)

Related Posts