Thu. Dec 3rd, 2020

LPM Kompen

Katakan yang Benar Walau itu Getir

LOGRAK 2020, Wadah Kreativitas Mahasiswa di Bidang Teknologi saat Pandemi

2 min read

Panitia membagikan urutan presentasi para finalis. (Sukma)

Lomba Gagasan dan Rancangan Kreatif (LOGRAK) Tingkat Nasional 2020 kembali dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom pada Kamis (12-11). Lomba tahunan yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Malang (Polinema) ini dibantu oleh Workshop Elektro dan Himpunan Mahasiswa Elektro (HME). Prian Paxy Sagro Ariyanto selaku Koordinator Lapangan (Korlap) Presentasi LOGRAK 2020, mengungkapkan bahwa LOGRAK diadakan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa. “Tujuan dari LOGRAK guna memicu jiwa kompetitif dari mahasiswa untuk merancang sebuah gagasan dan ikut mengembangkan dunia elektro maupun TI,” ujar Prian.

Dalam acara final LOGRAK 2020 terdapat dua kategori perlombaan, yaitu Renewable Energy sebagai Upaya Memacu Green Economi di Masa Pandemi dan Pemanfaatan Teknologi sebagai Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Covid di Masa Pandemi. Setiap kategori terdapat sepuluh finalis dari universitas dan politeknik di Indonesia yang akan mempresentasikan gagasannya. Di antaranya dari Politeknik Negeri Malang (Polinema), Politeknik Caltex Riau, Universitas Brawijaya (UB),  Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Trunojoyo, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Politeknik Negeri Madiun, dan Universitas Islam Raden Rahmat Malang.

Pada tahun ini, para finalis mempresentasikan karyanya melalui aplikasi Zoom yang hanya terdapat finalis dan juri. Presentasi dilakukan selama 15 menit dan 10 menit tanya jawab. Lis Diana Mustofa, ST., MT. selaku ketua panita mengungkapkan bahwa terdapat dua juri untuk tiap kategori yaitu Aripriharta, PhD dan Sapto Wibowo, PhD sebagai juri kategori 1. Sedangkan untuk kategori 2 yaitu Aziz Muslim, PhD dan Indrazno Sirajuddin, PhD.

Acara diakhiri dengan pemberian hadiah kepada juara 1, 2 dan 3 serta Best Poster tiap kategori. Dari kategori pertama, juara 1 diraih oleh tim Pens Joss dari PENS, Juara 2 POTTA dari Polinema, Juara 3 Bistrabus dari UNS, dan ARIF Bijaq dari Polinema sebagai Best Poster. Sedangkan kategori kedua, juara 1 didapatkan oleh Jumat Berkah dari UNS, juara 2 AKAZAYA 4 dari Polinema, Juara 3 dan Best Poster oleh Smart Detective dari Polinema.

Poster tim ARIF Bijaq yang berasal dari Polinema.

(Sumber: Instagram @lograkpolinema)

Walaupun terbilang sukses dengan sistem online, LOGRAK tahun ini memiliki kekurangan salah satunya saat pembagian urutan presentasi. “Ketentuan proses acara masih banyak yang kurang dijelaskan oleh panitia, sehingga banyak dari peserta yang masih bingung, hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan pada kolom chat,” ujar Ira Zulfa, salah satu finalis LOGRAK 2020. Terlepas dari kekurangan yang ada, Hikmah Ariq anggota tim ARIF Bijaq berharap bahwa ke depannya LOGRAK bisa merambah ke tingkat internasional. “Pada tahun ini kan tingkatnya nasional, mungkin ke depannya bisa pada tingkat internasional,” harapnya.

(Amyrah, Sukma)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.