Latih Kemampuan Aplikasi Mobile dalam PAC

Dr. Eng. Cahya Rahmad, ST., M. Kom selaku ketua pelaksana berfoto bersama dengan para juri dan pemenang lomba PAC, Sabtu (28/10).

Polinema Mobile Apps And Game Competition (PAC) merupakan salah satu lomba bidang teknologi, khusunya dalam bentuk aplikasi atau mobile game. PAC sudah digelar sebanyak dua kali sejak tahun 2016. Selain untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam aplikasi mobile, lomba ini juga bertujuan untuk memperkenalkan jurusan Teknologi Informasi Polinema. Dalam penyelenggaraannya, Polinema bekerja sama dengan Workshop & Riset Informatika (WRI) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi (HMTI). Lomba ini diikuti oleh 110 tim dari Perguruan Tinggi seluruh Indonesia.

Setelah lolos seleksi proposal dan pembuatan karya, terpilih enam tim untuk berlomba di tahap final. Tahap final PAC diselenggarakan pada 28 Oktober 2017 di Ruang Teleconference, Gedung AF, Polinema. Pada tahap ini, tiap tim mempresentasikan dan mendemostrasikan aplikasi yang sudah dibuat. Namun, pada saat final hanya lima tim peserta yang hadir, karena tim dari Binus University berhalangan hadir.

Tim Lafic dari Polinema mendemostrasikan aplikasi Lafic dalam PAC, Sabtu (28/10).

 

Presentasi dibagi menjadi dua tahap. Presentasi tahap satu diikuti oleh tiga tim yaitu tim Sepay dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dengan aplikasi Food Tycoon, tim Kamalogis dari Universitas Gadjah Mada dengan aplikasi Kreatoria, dan tim BCC Spesialku dari Universitas Brawijaya dengan aplikasi Come. Presentasi tahap dua diikuti oleh tim Plug In dari Universitas Trunojoyo dengan aplikasi Motor Assist, dan yang terakhir tim Lafic dari Polinema dengan aplikasi Lafic. Juri perlombaan ini adalah Arie Rachmad Syulistyo,  S.Kom., M.Kom. dan Yoppy Yunhasnawa,  S.ST., M.Sc., dosen dari Jurusan Teknologi Informasi serta Arie Afianto, founder Samsung Warrior. Untuk kategori penilaiannya adalah inovasi, tingkat keselesaian aplikasi, originalitas karya, dan tingkat manfaat.

Juara 1 diraih oleh tim BCC Spesialku, juara 2 oleh Plug In, dan juara 3 oleh Lafic, sedangkan Juara Harapan 1 diraih oleh Sepoy, dan Juara Harapan 2 oleh Kamalogis. Hilal Arsa Himawan selaku Ketua WRI berharap PAC digelar kembali tahun depan dan lebih banyak peminatnya. Sedangkan Muhammad Ali Topan dari tim Kamalogis berharap, “Semoga kedepannya bisa lebih baik lagi dan kategori lomba untuk game dan aplikasi dipisah agar lebih fokus karena untuk kriteria penilaian sendiri juga sudah berbeda.”

(Khori’izatul, Anisa Mei)

Related Posts