Gebyar Seni Tutup Serangkaian Dies Natalis Polinema Ke-36

Direktur Politeknik Negeri Malang (Polinema), Drs.Awan Setiawan MMT.,MM memberikan sambutan pada acara Gebyar Seni Dies Natalis Polinema Ke-36 di Graha Theater, Senin (14/05) (Mauliya)

Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar acara puncak serangkaian Dies Natalis Polinema ke-36 yakni Gebyar Seni di Graha Theater (Grater), Senin (14/05). Gebyar Seni mengusung tema “Bersama Kita Hebat” yang bertujuan untuk mempererat kebersamaan antar civitas akademika Polinema. Dalam menjalankan acara ini Polinema bekerja sama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Theatrisic, baik dalam hal penampilan maupun susunan kepanitiaan. Acara ini dihadiri oleh Direktur, Pembantu Direktur, Ketua Jurusan (Kajur), Dosen, Karyawan dan Mahasiswa.

Acara ini berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB. Acara ini dimeriahkan oleh penampilan dari perwakilan dosen maupun mahasiswa masing-masing jurusan dan UKM Seni Theatrisic, diantaranya band, tari, teater dan menyanyi solo. Total dari tujuh jurusan, hanya empat jurusan yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut diantaranya Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin dan Administrasi Niaga. Selain itu, acara ini juga disertai pembagian hadiah untuk beberapa lomba yang diadakan pada serangkaian Acara Dies Natalis Polinema ke-36. Lomba tersebut diantaranya Badminton, Mini Soccer, Catur, Tartil Al-Quran, pembagian hadiah juara Duta Polinema, dan lain sebagainya. Dra. Zahratul Jannah Ar,MM dosen dari Jurusan Teknik Mesin yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut mengungkapkan, panitia tidak menentukan apa yang harus ditampilkan setiap jurusan. Semua penampilan berdasarkan inisiatif sendiri dari pihak partisipan. “Antusiasme penonton masih kurang padahal kita sudah berkorban demi jalannya acara, merupakan suatu apresiasi budaya yang perlu di lestarikan” tutur Ibu Zahra.

Penampilan Tari dari UKM Seni Theatrisic Polinema pada acara Gebyar Seni Dies Natalis Polinema ke-36, Senin (14/05) (Mauliya)

Berdasarkan pemaparan bapak Widjanarko, ST selaku Ketua Pelaksana, terkait kerjasamanya dengan UKM Seni Theatrisic, panitia dari pihak Polinema hanya membantu perihal perizinan kepada atasan. “Alhamdulillah tidak ada kendala dan lancar-lancar saja walaupun dipersiapkan dalam waktu singkat. Antusiasmenya lumayan dibandingkan tahun kemarin yang sepi” imbuh dosen dari Jurusan Teknik Mesin tersebut. Sedangkan menurut Ibu Zahra untuk publikasi dan informasi mengenai Gebyar Seni masih minim, sehingga masih perlu adanya sosialisasi lanjutan. Pendapat lain diberikan oleh Syahreza Alafiz Mahasiswa D4 Manajemen Pemasaran, “Saya mengetahui acara Gebyar Seni dari Kajur Administrasi Niaga yang memberi undangan delegasi untuk tampil di acara tersebut”.  Menurut Reza, Gebyar Seni ia gunakan sebagai ajang silaturahim antar mahasiswa jurusan. Tetapi Reza menyarankan agar lebih digiatkan perihal publikasi dan informasi, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dan dapat menambah antusiasme dari penonton.

 

 

 

(Bitari, Ivan, Mauliya, Uswa)

Related Posts