Donor Darah sebagai Wujud Kepedulian Warga Polinema

Para calon pendonor darah menunggu antrian untuk melakukan donor darah, Selasa (21/03).

Donor Darah merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bhakti Karya Mahasiswa (BKM) Politeknik Negeri Malang (Polinema). Kegiatan ini dilaksanakan tiga kali dalam satu periode. Pada tanggal 20-21 Maret 2017 UKM BKM melaksanakan kegiatan Donor Darah 1 di Aula Pertamina dengan tema “Mari Peduli Sesama dengan Donor Darah dan Rayakan Semarak Kebahagiaan”. Dalam kegiatan Donor Darah 1, UKM BKM bekerja sama dengan panitia Bakti Sosial Dies Natalis Polinema dan pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wadah bagi warga Polinema yang ingin mendonor darah dan ikut berpastisipasi dalam kegiatan Dies Natalis Politeknik Negeri Malang yang ke-35 dengan kegiatan donor darah. “Selain itu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan pentingnya mendonor darah yang dapat membantu mendeteksi penyakit sejak dini kepada warga Polinema, serta memberikan sarana bagi fungsionaris UKM BKM periode 2017/2018 untuk mempererat dan menyatukan keanggotaan sesama fungsionaris.” ungkap Hisbah Zulfi Ahima selaku ketua Pelaksana

Para calon pendonor darah wajib memenuhi beberapa syarat yang sudah menjadi kebijakan PMI. Antara lain, kesehatan dalam kondisi baik, berusia 17 sampai 65 tahun, berat badan minimal 50 kg, tekanan darah normal, tidur minimal 5 jam, dan tidak mengonsumsi obat dalam satu hari terakhir kecuali vitamin. Untuk wanita yang hendak mendonorkan darahnya tidak boleh dalam kondisi haid, hamil, atau menyusui. Hisbah Zulfi Ahima menyatakan bahwa banyak para calon pendonor darah yang gagal karena tekanan darah dan berat badan belum memenuhi syarat.

Peserta donor darah sedang melakukan transfusi darah, Selasa(21/03)

Tahapan yang perlu dilalui calon pendonor darah diawali dengan penimbangan berat badan kemudian dilanjutkan dengan pengisian registrasi identitas peserta. Setelah mengisi registrasi, panitia akan mengecek tekanan darah yang dimiliki para calon pendonor. Jika tekanan darah tergolong normal, maka calon peserta akan dilihat nilai kadar hemoglobin (Hb) yang dimiliki.  Apabila kadar Hb yang dimiliki sesuai dengan standar yaitu antara 12.5 sampai 12.6 maka calon peserta donor darah dinyatakan lolos dan bersiap untuk melakukan transfusi darah.

Rusli selaku pendonor darah berharap agar kegiatan donor darah ini bisa dilakukan secara rutin, dan untuk kedepannya publikasi mengenai donor darah bisa diperluas lagi agar mereka yang takut donor darah karena phobia darah atau jarum suntik bisa menghilangkan rasa takutnya untuk donor darah dengan pengarahan terlebih dahulu. “Semoga kegiatan donor darah ini bisa diadakan lagi kedepannya dan antusiasme dari warga Polinema semakin bertambah” ujar Nur Muhammad Andriasmoko selaku panita. Karena donor darah itu sendiri memiliki banyak manfaat seperti, mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke, mengurangi resiko penyakit hipertensi, memperlancar peredaran darah di dalam tubuh, mengurangi kelebihan zat besi di dalam tubuh,membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar, memaksimalkan produksi sel darah merah dan mendeteksi penyakit serius sejak dini.

(Purnitha, Audy, Tyas)

Related Posts