Dies Natalis ke-9, PASTI Ajak Mahasiswa Polinema Perangi Narkoba

Rahmat Agung selaku Ketua Umum memotong tumpeng dalam acara Talkshow Dies Natalis ke-9 UKM PASTI, Minggu (01/07). (Fikri)

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pasukan Anti Narkotika (PASTI) Politeknik Negeri Malang (Polinema) mengadakan talkshow dalam rangka Dies Natalis ke-9 di Aula Pertamina, Minggu (01/07). Talkshow yang mengangkat tema “Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba” ini bertujuan memberikan wawasan kepada civitas akademika Polinema tentang jenis dan dampak penyalahgunaan narkoba. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang, mantan pengguna narkoba, Duta Anti Narkoba, Dosen Pembina Kemahasiswaan (DPK) UKM PASTI, warga Sekretariatan Bersama (Sekber), perwakilan organisasi sejenis di kota Malang, serta mahasiswa umum Polinema.

Dies Natalis UKM PASTI ke-9 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Lova Nugroho, selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa talkshow merupakan bentuk inovasi hajatan tahun ini. Talkshow ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama mulai pukul 16.15 sampai 16.30 WIB yang diisi oleh pemateri dari perwakilan BNN kota Malang, Badriyah S.H serta perwakilan dari UKM PASTI Celvin Fachreza Setiawan dan Hyang Hemas Kartika Kiswari. Sesi pertama membahas tentang jenis-jenis dan penyalahgunaan narkoba. Sesi kedua dimulai pukul 16.40 hingga 17.30 WIB yang diisi kembali oleh pemateri Badriyah, S.H, Donny Andreas sebagai mantan pemakai narkoba, Plato Vrendito dan Ima Fitananda Amelia selaku Duta Anti Narkoba. Pada sesi kedua materi lebih fokus pada penyalahgunaan narkoba, dampak dan penanganannya. Selain talkshow, acara ini juga diisi oleh penampilan band perwakilan UKM PASTI, serta penampilan drama dan band dari UKM Seni Theatrisic.

Donny Andreas mantan pemakai narkoba memberikan materi pada sesi kedua Talkshow Dies Natalis ke-9 UKM PASTI, Minggu (01/07). (Mauliya)

Mengenai kendala, Lova hanya menyampaikan mengenai dana. Hal ini karena progres dilakukan saat ramadan sehingga kesulitan dalam mencari sponsorship dan pencarian dana yang lain. “Persiapan untuk acara ini kurang lebih dua bulan dan target peserta dari panitia sejumlah 500 orang, yang datang kurang lebih 400 orang,” ujar Lova. Peserta yang hadir dalam talkshow ini mendapatkan sertifikat gratis dari panitia. Terlepas dari kendala yang ada, peserta tetap merasa puas seperti yang disampaikan Indah F. Jannah, mahasiswa Program Studi (Prodi) D3 Administrasi Bisnis bahwa acara tersebut berjalan lancar, bagus dan meriah. Tapi seharusnya jika diadakan hari minggu dimulai saat pagi hari, selesainya nggak kemalaman karena besoknya masih ada kuliah,” imbuhnya. Tanggapan lain diungkapkan oleh Ibu Badriyah, beliau berharap setelah diadakannya acara ini UKM PASTI bisa memberikan wawasan dan informasi anti narkoba, serta pemaparan mengenai penyalahgunaan narkoba untuk masing-masing jurusan di Polinema.

(Fikri, Mauliya)

Related Posts