Dari Aku untuk Saya

Aku salah, aku binasa

Aku lelah, aku kaprah

Sayangnya aku bukan birokrat

Saya pemuda masyarakat

 

Aku di belakang, saya maju

Aku di depan, saya mundur

Aku tahan, saya lawan

Aku diam, saya lantang

 

Bung, aku inginkan kedamaian

Bung, saya inginkan keadilan

Kawan aku hidupkan

Kawan saya perjuangkan

 

“Padamkan!” titahnya

“Benar! Lahan yang kau bakar bung!”

“Matikan!” serunya

“Benar! Persetan dengan kolusi bung!”

“Aku lebih tua darimu!” tegasnya

“Benar. Kau tua, tak kritis apalagi dinamis.”

 

Aku, saya, dan pemuda

Kami garda terdepan

Jiwa kami sangat kritis

Langkah kami sangat dinamis

 

Puisi ini dibuat untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda, sekaligus penyemangat bagi rekan dan keluarga seperjuangan di LPM Kompen

vnfadzillah

Related Posts