Bawean, Pulau dengan Berbagai Macam Keindahan

Pulau Bawean dilihat dari google maps sumber : maps.google.com.

Pernahkah anda mendengar tentang pulau Bawean? Jika dilihat dari peta Indonesia, pulau Bawean tidak akan terlihat, namun jika dilihat dari peta daerah Jawa Timur, pulau ini tampak seperti titik di antara pulau Jawa dan Kalimantan. Pulau Bawean berada sekitar 80 mil atau 120 kilometer di sebelah utara kota Gresik serta masuk dalam wilayah administrasi kabupaten Gresik. Luas pulau Bawean sendiri kurang lebih sekitar 196,3 km² atau setara wilayah Kota Batu. Menurut Wikipedia.com, Pulau Bawean hanya dihuni sekitar 70.000 jiwa, mayoritas adalah adalah penduduk muslim.

Pulau Bawean hanya memiliki dua kecamatan, yaitu kecamatan Sangkapura dan kecamatan Tambak. Mayoritas penduduk Bawean adalah suku asli pulau Bawean yaitu suku Bawean, namun juga terdapat penduduk yang berasal dari Jawa, Madura, Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera. Dalam berkomunikasi, penduduk Bawean menggunakan bahasa Bawean, yaitu perpaduan dari bahasa Jawa, Madura, dan Melayu

Pelabuhan Pulau Bawean yang digunakan untuk kapal menyebrang ke Gresik sumber : image.google.com

Kebanyakan penduduk Bawean bekerja sebagai nelayan dan petani, sebagian lagi merantau ke pulau Jawa, atau Malaysia dan Singapura. Di Malaysia dan Singapura, orang Bawean dikenal dengan istilah orang Boyan atau suku Boyan, bahkan penduduk Bawean yang bekerja di Malaysia dan Singapura memiliki perkampungan suku Boyan disana. Para perantau ini kebanyakan laki laki, baik remaja lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sudah berkeluarga. Karena banyak laki – laki merantau, populasi penduduk perempuan di pulau Bawean lebih banyak, maka dari itu pulau Bawean juga sering dijuluki pulau Putri.

Pulau Selayar, salah satu Pulau tak berpenghuni di Bawean Sumber : image.google.com

Ditinjau dari kondisi geografisnya, pulau Bawean memiliki hamparan pasir putih dan pemandangan bawah laut yang menawan. Pulau-pulau kecil seperti pulau Noko, pulau Gili, pulau Selayar dan pulau Cina mengelilingi pulau Bawean. Pulau Bawean juga memiliki pantai, contohnya pantai Ria dan pantai Pasir Putih. Kekayaan lain yang dimiliku pulau Bawean adalah fauna endemik, yaitu Axis kuhli atau biasa disebut Rusa Bawean. Selain itu, ada “buah merah”  yang berbentuk seperti buah apel namun berwarna kekuning-kuningan, dan kulitnya ditumbuhi bulu-bulu halus yang bisa menyebabkan gatal – gatal.

Rusa asli endemik Bawean atau sering di sebut rusa Bawean sumber : image.google.com

Keunikan dan kekayaan yang dimiliki oleh pulau Bawean menjadi kecintaan tersendiri bagi penduduknya serta untuk Indonesia. Dengan menjaga kearifan budaya lokal, Bawean akan terus dikenal oleh masyarakat.

(Saiful Anam)

 

Related Posts