Thu. Dec 3rd, 2020

LPM Kompen

Katakan yang Benar Walau itu Getir

Alasan Di Balik Errornya LMS dan Munculnya LMSC19

3 min read

Laman LMS yang error ketika diakses. (Salsabila)

Hampir delapan bulan, Learning Management System (LMS) telah digunakan sebagai media penunjang pembelajaran dalam jaringan (daring) di Politeknik Negeri Malang (Polinema). Platform ini digunakan untuk mengakses materi perkuliahan, media pengumpulan tugas, dan absensi. Namun, dalam penggunaanya, platform ini mengalami beberapa masalah. Seperti webnya yang sering error saat jam-jam perkuliahan berlangsung. Selain sering error, ternyata saat ini Polinema memiliki dua LMS. Ada apa dibalik double LMS ini?

Berdasarkan pantauan reporter kami, terdapat dua LMS, yaitu LMS dan LMSC19. Hal ini membingungkan mahasiswa, manakah web yang harus dipakai? Kami pun bertanya pengurus LMS Jurusan Teknologi Informasi (TI) Ade Ismail, S. Kom., M.TI., adanya dua web ini didasari karena sebelumnya LMS hanya digunakan mahasiswa jurusan TI, namun sekarang digunakan seluruh mahasiswa Polinema. “LMS yang awal perlu diupgrade versinya, karena sering lemot ketika user yang masuk kelas sudah terlalu banyak,” ujarnya. Dalam penggunaanya, LMS yang lama masih difungsikan karena proses pemindahan materi dari LMS lama ke yang baru membutuhkan waktu.

Permasalahan LMS

Penggunaan LMS yang kurang lancar membuat mahasiswa bahkan dosen sering menjumpai masalah yang beraneka ragam, mulai dari pengaksesan yang lama hingga halaman LMS yang kosong saat diakses.

Arifah Hayati, mahasiswa Jurusan Akuntansi mengeluhkan sulitnya mengakses LMS hingga terlambat mengumpulkan tugas. “Kendala yang terjadi adalah sering logout sendiri padahal situs sedang digunakan. Terus juga waktu itu kan deadlinenya mepet, eh tugasnya gak bisa dikumpulin, error banget jadinya ngumpulin telat,” ujarnya. Keluhan lain disampaikan oleh Rizqina Kautsarrany, mahasiswa Jurusan Teknik Kimia. Ia menjelaskan bahwa sulitnya mengakses LMS tak hanya menghambat dalam mengumpulan tugas, tetapi juga dalam pelaksanaan absensi. “LMS sering error,  terus udah bisa login tapi gak ada apa-apa kayak gitu. Padahal harus absen atau ngumpulin tugas dan ada deadlinenya,” katanya.

Hal ini juga diakui oleh Rudy Ariyanto,ST, M.Cs, Kepala Jurusan TI, ia sering menerima keluhan dosen dan mahasiswa, seperti absensi dan proses enrolling dalam perkuliahan. Selain itu dikarenakan storage dan size upload yang terbatas, penguploadan materi dengan ukuran besar juga terhambat. “lmsc19.polinema ini sering mengalami kendala Error dan Bad Gateway dikarenakan hardware yang digunakan tidak sesuai dan belum dilakukan upgrade. Setelah dilakukan upgrade beberapa komponen server, lmsc19.polinema saat ini sudah sangat lancar,” ujarnya.

Apa Penyebab dari Masalah LMS Ini?

Permasalahan LMS sendiri disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari hardware sampai dengan softwarenya. “Server down penyebabnya ada tiga, di hardware, software dan koneksi dari masing-masing mahasiswa. Selain itu server diupgrade membutuhkan waktu yang lama karena ada pengadaan konfigurasi,” jelas Rudy.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Ade Ismail mengatakan bahwa server LMS kini sedang dalam masa perbaikan dengan mengadakan konfigurasi server agar kapasitasnya lebih besar dan melakukan perbaikan lainnya. Selain itu LMSC19 telah diupgrade dengan arsitektur high availability, menggunakan beberapa virtual server yang terpisah dan menggunakan konsep load balance untuk aplikasi servernya. Peningkatan lain adalah versi baru dari LMS moodle yang memiliki loading time lebih cepat daripada sebelumnya.

Dengan LMS, kualitas pembelajaran di Polinema pada masa kuliah daring seharusnya bisa menjadi lebih baik. Namun error pada LMS perlu diminimalisir agar pembelajaran tidak terganggu, karena setiap masalah dalam LMS akan berdampak terhadap pengumpulan tugas atau penyampaian materi. “Sebenarnya kalau sistem server dari LMS Polinema berjalan dengan baik, kita dapat mempersiapkan materi pembelajaran selama satu semester. Tapi karena sekarang masih ada perbaikan, sistemnya on going, jadi ketika akan ada pembelajaran, baru seminggu sebelumnya diisi LMS-nya,” ujar Cucuk Evi Lusiani., ST, MT, dosen Jurusan Teknik Kimia

Memasuki pertengahan bulan Oktober, rupanya perbaikan LMS telah selesai. Hal ini dapat dilihat dari semakin kurangnya error saat pengaksesan LMS. Namun yang perlu diawasi, akankah ke depannya permasalahan pada LMS ini akan terulang lagi?

(Aura, Salsabila, Vrisha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.